Minggu, 22 November 2015

TOLAK PELURU

Tahapan Cara Melakukan Tolak Peluru Dengan Benar  ~ Tolak peluru adalah suatu bentuk gerakan menolak atau mendorong suatu alat bundar (peluru) dengan berat tertentu yang terbuat dari logam, yang dilakukan dari bahu dengan satu tangan untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya. Berat peluru yang digunakan dalam perlombaan adalah 7,25 kg (untuk putera) dan 4 kg (untuk puteri). 
Gaya tolak peluru yang sering digunakan pada tolak peluru, yaitu gaya lama atau gaya ortodoks dan gaya baru atau gaya O`Brian. Kalau ada gaya lain hanyalah merupakan variasi dari kedua gaya tersebut. Tujuan tolak peluru adalah menolak sejauh-jauhnya untuk memperoleh prestasi yang optimal. Untuk mencapai tolakan yang jauh, seorang atlet harus memahami dan menguasai teknik tolak peluru. Teknik tolak peluru ada empat macam, yaitu: Cara memegang peluru, sikap badan saat akan menolakkan peluru, cara menolakkan peluru, dan sikap badan setelah menolakkan peluru. Keempat teknik tolak peluru tersebut akan volimaniak uraikan satu-persatu sebagai berikut.

Agar bisa melakukan tolak peluru dengan benar ada beberapa Tahapan pembelajaran  tolak peluru, hal ini agar anda bisa melakukannya dengan benar. coba anda ikuti beberapa tahapan pembelajaran tolak peluru dibawah ini :

Tahapan Cara Melakukan Tolak Peluru Dengan Benar



a. Pembelajaran Cara Memegang Peluru


Peluru dipegang dengan jari-jari tangan dan terletak pada telapak tangan bagian atas. Cara melakukan memegang peluru adalah sebagai berikut.
Teknik tolak peluru
  1. Peluru diletakkan pada telapak tangan bagian atas atau pada ujung telapak tangan yang dekat dengan jari-jari tangan.
  2. Jari-jari tangan direnggangkan atau dibuka (jari manis, jari tengah, dan jari telunjuk) dipergunakan untuk menahan dan memegang peluru bagian belakang.
  3. Jari kelingking dan ibu jari digunakan untuk memegang/menahan peluru bagian samping, yaitu agar peluru tidak tergelincir ke dalam atau ke luar.
  4. Setelah peluru tersebut dapat dipegang dengan baik, kemudian letakkan pada bahu dan menempel (melekat) di leher. Siku diangkat ke samping sedikit agak serong ke depan. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 129
  5. Pada waktu memegang dan meletakkan peluru pada bahu, usahakan agar keadaan seluruh badan dan tangan jangan sampai kaku, tetapi harus dalam keadaan lemas (rileks). Tangan dan lengan yang lain membantu menjaga keseimbangan.
    http://volimaniak.blogspot.com/

b. Pembelajaran Sikap Badan Saat Akan Menolak


Cara melakukan sikap badan saat akan menolak peluru adalah sebagai berikut.
  1. Berdiri tegak menyamping ke arah tolakan, kedua kaki dibuka lebar (kangkang).
  2. Kaki kiri lurus ke depan, kaki kanan dengan lutut dibengkokkan ke depan sedikit agak serong ke samping kanan.
  3. Berat badan berada pada kaki kanan, badan agak condong ke samping kanan. Tangan kanan memegang peluru pada bahu (pundak), tangan kiri dengan sikut dibengkokkan berada di depan
sedikit agak serong ke atas lemas.
  • Tangan kiri berfungsi untuk membantu dan menjaga keseimbangan. Pandangan tertuju ke arah tolakan.
    http://volimaniak.blogspot.com/

  • c. Pembelajaran Cara Menolakkan Peluru


    Cara melakukan cara menolakkan peluru adalah sebagai berikut :
    http://volimaniak.blogspot.com/
    1. Bersamaan dengan memutar badan ke arah tolakan, siku ditarik serong ke atas ke belakang (ke arah samping kiri), pinggul dan pinggang serta perut di dorong ke depan agak ke atas hingga dada terbuka menghadap ke depan serong ke atas ke arah tolakan. Dagu diangkat atau agak ditengadahkan, pandangan tertuju ke arah tolakan.
    2. Saat seluruh badan (dada) menghadap ke arah tolakan, secepatnya peluru tersebut ditolakkan sekuat-kuatnya ke atas ke depan ke arah tolakan (parabola) bersamaan dengan bantuan menolakkan kaki kanan dan melonjakkan seluruh badan ke atas serong ke depan.

    d. Pembelajaran Sikap Badan Setelah Menolakkan Peluru


    Sikap badan setelah menolakkan peluru, yaitu suatu bentuk gerakan setelah peluru ditolakkan lepas dari tangan, dengan maksud untuk menjaga keseimbangan badan, agar badan tidak terjatuh ke depan atau ke luar dari lapangan tempat untuk melakukan tolakan. Cara melakukan gerakan dan sikap badan setelah menolakkan peluru adalah sebagai berikut.
    1. Setelah peluru yang ditolakkan atau didorong tersebut lepas dari tangan, secepatnya kaki yang dipergunakan untuk menolak itu diturunkan atau mendarat (kaki kanan) kira-kira menempati tempat bekas kaki kiri (kaki depan), dengan lutut agak dibengkokkan.
    2. Kaki kiri (kaki depan) diangkat ke belakang lurus dan lemas untuk membantu menjaga keseimbangan.
      http://volimaniak.blogspot.com/
    3. Badan condong ke depan, dagu diangkat, badan agak miring ke samping kiri, pandangan ke arah jatuhnya peluru.tangan kanan dengan sikut agak dibengkokkan berada di depan sedikit agak di bawah badan, tangan/lengan kiri lemas lurus ke belakang untuk membantu menjaga keseimbangan.

    e. Latihan Gerakan Keseluruhan


    Gerakan tolak peluru secara keseluruhan dari awalan/ancang-ancang sampai dengan sikap badan setelah menolakkan peluru (gaya menyamping/Ortodok) seperti terlihat pada gambar berikut ini.
    http://volimaniak.blogspot.com/
    Demikian yang bisa volimaniak sampaikan menganai tahapan pembelajaran tolak peluru. semoga bisa bermanfaat. terimakasih
     
    http://www.volimaniak.com/2014/09/tahapan-cara-melakukan-tolak-peluru.html

    TENIS MEJA

    Pengertian Permainan Tenis Meja Lengkap

    Mari simak penjelasan berikut mengenai pengertian tenis meja, sejarah tenis meja, lapangan tenis meja, serta peraturan dalam bermain tenis meja.
    Pengertian Permainan Tenis Meja Lengkap
    Pengertian Permainan Tenis Meja Lengkap

    Pengertian Tenis Meja

    Permainan tenis meja adalah cabang olahraga yang dimainkan di lapangan yang berbentuk meja dan menggunakan bet dan bola layaknya permainan tenis. Hal inilah yang menyebabkan permainan olahraga ini disebut sebagai tenis meja. Di beberapa wilayah tenis meja juga disebut dengan ping-pong.

    Sejarah Tenis Meja

    Sejarah tenis meja sendiri berawal di Inggris, dimulai sebagai hobi sosial di Inggris yang mencuat akhir 1800-an. Meja makan dan bola yang terbuat dari gabus menjadi perangkat pertama yang digunakan. Boleh jadi mereka menyebut permainan itu sebagai gossima, flim-flam, atau ping pong. Ketika abad berganti, permainan itu pun mengalami sejumlah perubahan di Inggris. Belakangan, ada yang memperkenalkan bola seluloid pada permainan itu, sedangkan yang lain menambahkan karet pada bet yang terbuat dari kayu. Tenis meja juga populer di Amerika Serikat (AS) sekitar 1900-an. Lengkapnya kujungi sejarah tenis meja lengkap.

    Lapangan Tenis Meja

    Lapangan tenis meja berbentuk persergi panjang dengan ukuran 274 cm x 125.5 cm. Tinggi permukaan meja yakni 76 cm dari lantai dan tinggi net yakni 15.25 cm dari permukaan meja. Klik untuk penjelasan mengenai gambar lapangan tenis meja.

    Peraturan Tenis Meja

    Untuk peraturan tenis meja bisa Anda langsung menuju peraturan tenis meja terbaru.

    Teknik Dasar Tenis Meja

    Teknik dasar tenis meja meliputi drive, chop, smash, servis dan sebagainya. Silahkan kunjungi tenik dasar tenis meja lengkap.
     
    http://olahraga.smansax1-edu.com/2015/03/pengertian-permainan-tenis-meja-lengkap.html

    TENIS


    A.Pengertian dan Sejarah Tenis Lapangan
           Tenis lapangan adalah permainan yang menggunakan raket untuk memukul bola
    melewati net dan memantul sampai lawan tidak dapat mengembalikan bola tersebut.
    Seorang tentara Inggris bernama Mayor W.C. Wingfield memperkenalkan permainan ini
    di dalam suatu pesta di Wales tahun 1873. Permainan ini berasal dari bangsa Yunani Kuno. Pada tahun 1879, sudah dimainkan di lapangan keras (gravel) hingga sekarang di Wimbledon-Inggris.
           Di Indonesia, tenis lapangan diperkenalkan oleh Dr. Hoitep. Pada PON I di Solo tahun 1948, tenis sudah dipertandingkan. Wadah organisasi tenis Indonesia adalah Pelti, singkatan dari Persatuan Lawn Tenis Indonesia.

    B.Teknik Dasar Tenis Lapangan
    1. Cara Memegang Raket
    a. Forehand eastern;
    b. Continental;
    c. Western.
    2. Sikap Menerima Servis
    a. Memegang raket di depan badan (salah satu tangan).
    b. Tangan yang lain memegang leher raket.
    c. Raket setinggi bahu.
    d. Badan agak membungkuk.
    e. Berdiri dengan kaki agak dibuka.
    f. Berat badan agak condong ke depan.
    g. Pandangan melihat net.
    3. Pukulan
    a. Forehand drive
    1. Tangan memegang raket.
    2. Raket diayun dari belakang.
    3. Perkenaan bola, di samping pinggang.
    4. Gerakan lanjutan dilakukan dengan lengan lurus ke depan.
    b. Backhand drive
    1. Tangan memegang raket.
    2. Tangan diputar ke dalam (kiri).
    3. Perkenaan bola tepat di samping kiri pinggang.
    4. Gerakan lanjutan ke arah depan. 
    c. Servis
    1. Pegang raket dengan cara kontinental.
    2. Berat badan ke depan saat bola dilambungkan.
    3. Bola dilambungkan ke sebelah kanan badan.
    4. Lutut ditekuk.
    5. Memukul bola dengan posisi tangan lurus.
    6. Kaki belakang pindah ke depan.
    7. Badan menjaga keseimbangan.

    d. Pukulan voli
           Pukulan voli dilakukan sebelum bola memantul ke lapangan.
    1. Pegang raket.
    2. Berat badan di kaki belakang.
    3. Kaki belakang dilangkahkan ke depan. Pada saat perkenaan bola, tangan diluruskan.
    4. Pukulan tidak keras.
    e. Pukulan melambung (lob)
    1. Pegang raket, tarik ke belakang.
    2. Perkenaan bola dilakukan secara rileks.
    3. Gerakan lanjutan ke arah depan.
    f. Pukulan overhead smash
           Pukulan smes ini harus dilatih secara berulangulang, untuk membiasakan pukulan secara keras dan mematikan lawan.
    1. Pegang raket.
    2. Angkat raket ke atas.
    3. Kaki kanan di belakang.
    4. Perkenaan bola tepat di atas kepala.
    5. Gerakan lanjutan diarahkan ke bawah.
    g. Pukulan chop
    1. Pegang raket, putar badan ke samping kiri.
    2. Tarik raket ke samping kanan.
    3. Perkenaan bola pada posisi di samping badan.
    4. Gerakan mengikuti arah pukulan ke depan.

    C.Lapangan dan Perlengkapan Tenis Lapangan
    1. Lapangan berbentuk persegi panjang dengan ukuran:
        - panjang 23,77 m dan lebar 8,23 m untuk tunggal (single),
        - untuk ganda panjang 23,77 m dan lebar 10,97 m.
    2. Net (jaring); tingginya 910 mm dari tanah, terbuat dari anyaman tali nilon.
    3. Bola; garis tengah 63,50 mm–66,67 mm. Beratnya 56,70 gr–58,48 gr.
    4. Raket
        - untuk pemula/pelajar biasanya menggunakan raket yang ringan 1,5 ons–12,62 ons,
        - sedang 12,62 ons–14,5 ons, dan
        - berat 14,5 ons–15 ons.
    5. Pakaian; seragam selalu putih-putih.
     
     
    http://walpaperhd99.blogspot.co.id/2013/09/tennis-artikel-makalah-olahraga.html